Bukankah kita searah
sejalan dan seirama
genggam jemarimu erat
mengisi ruang kosong jejariku
dari matamu terpancar
sinar-sinar mentari yang lebih terang
aku melihat segalanya
tentang jiwa dan arti hidup
Hilang dipembaringan sepi
renyah senyummu
entahlah..... meski tak ada lagi
celoteh bibirmu
aku tetap menyapamu.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar